Peserta Apel Siaga Api Foto Bersama
Pemeriksaan Pasukan oleh Inspektur Upacara
Simulasi Pemadaman Api

Muara Enim - Memasuki musim kemarau, PT. Musi Hutan Persada (MHP) pada tanggal 24 April 2019 melaksanakan apel siaga api yang pelaksanaanya dipusatkan di Unit 5 Sodong, Wilayah I Subanjeriji, Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul, Muara Enim. Persiapan MHP dalam melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sudah dipersiapkan dari sistem, organisasi, personel terlatih hingga sarana perasarana. Hal ini telah dilakukan PT MHP sejak berdirinya perusahaan seperti yagn disampaikan oleh GM Fire Protection MHP, Agung Setiabudi dalam laporannya.

Kepala Dinas Kehutanan Sumsel, Pandji Tjahjanto S,Hut. M,Si dalam sambutannya selaku inspektur Apel Siaga Api menyampaikan "bahwa apel siaga apo ini menjadi salah satu bentuk upaya penyadaran, penunjukan komitmen serius , sekaligus evaluasi kesiapsiagaan semua pihak". Beliau juga menyampaikan bahwa momentum ini menunjukan bukti nyata adanya senergisitas internal dan external MHP sudah baik dalam mengendalikan kebakaran hutan dan lahan.

 

Derektur Utama MHP, Takuya Kuwahara disampingi oleh Direktur Eksternal Affair, M Aminullah menyampaikan upaya MHP sedini mungkin menyiapkan diri menghadapi musim kemarau baik secara internal maupun eksternal. Secara internal MHP telah mempersiapkan tenaga satuan pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang direkrut dari masyarakat sekitar perusahaan dan memberikan pelatihan yang dimulai sejak awal tahun 2019 disamping mempersiapkan peralatan yagn baik. Secara external MHP juga telah membentuk dan melatih Masyarakat Peduli Api (MPA) di desa yang berada di dalam dan sekitaran area kerja perusahaan yang berada di 7 kabupaten Provinsi Sumsel, serta secara berkesinambungan didukung oleh aparat kepolisian, TNI, KPH dan instansi terkait dalam melakukan penyuluhan di berbagai tempat.

Apel Siaga Api 2019 ini dihadiri dari anggota Satdalkar MHP (Satuan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan) dan karyawan MHP, Satuan Bantuan MHP, Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel, KPH, TNI, Polri dan BPBD, pihak kecamatan, MPA, perangkat desa serta tokoh dan anggota masyarakat.

Share: