Musi Hutan Persada

Program CSR

1. Program Mengelola Hutan Rakyat (MHR)

Suatu pengelolaan lahan tidak produktif di dalam maupun di sekitar HPHTI PT MHP yang diinclave dan/atau dikuasai oleh masyarakat/perorangan yang memiliki surat keterangan bukti kepemilikan yang sah atas lahan tersebut untuk dijadikan Hutan Tanaman Industri (HTI), dimana setiap komponen pekerjaan pembangunan HTI diutamakan untuk dapat dilaksanakan oleh masyarakat itu sendiri dalam jangka waktu pekerjaan yang telah ditetapkan pada luasan dan lokasi tertentu. Atas terlaksananya pekerjaan tersebut, masyarakat akan mendapatkan imbalan atas hasil produksi tanaman setelah panen berupa bagi hasil keuntungan dengan pola 40% untuk Pemilik MHR atau peserta program dan 60% untuk Perusahaan. Setelah terlebih dahulu dikurangi biaya operasional pembangunan HTI yang telah dikeluarkan.


2. Program Mengelola Hutan Bersama Masyarakat (MHBM)

Suatu pola pengelolaan Hutan Tanaman Industri yang dilakukan secara bersama antara PT MHP dan Kelompok Masyarakat yang berada didalam dan disekitar kawasan HPHTI PT. Musi Hutan Persada. Berdasarkan pemberian komponen pekerjaan tertentu dari PT MHP kepada Kelompok Masyarakat pada luasan dan lokasi tertentu (areal kerja MHBM), pada/atau di dalam areal HPHTI PT MHP dengan mendapatkan imbalan berupa jasa sesuai dengan tarif harga yang disepakati dan jasa management (sebesar 1,5% dari setiap pekerjaan yang dibayar), serta pada akhir daur atau panen kayu untuk tanaman daur kedua akan mendapatkan jasa produksi (sebesar Rp. 3.250,-/ton)


3. Lahan Diversifikasi Karet (LDK)

Suatu program dari PT. Musi Hutan Persada untuk masyarakat Trans HPHTI seluas 4580 ha di Kab. Muara Enim, OKU, Lahat dan Musi Rawas.