-
-
-
-

Sekolah merupakan sarana pembelajaran, tempat menuntut ilmu, serta menjadi wadah yang tepat untuk para siswa belajar bersosialisasi dan berkomunikasi. Oleh karena itu pentingnya menjaga Sekolah agar tetap bersih dan nyaman bagi para siswa merupakan tanggungjawab bersama. Hal tersebut juga berlaku di Sekolah SAD yang berada di kawasan konsesi MHP area kerja Unit XV Keruh I, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan.

SD SAD ini merupakan bantuan dari pemerintah dan memiliki 2 orang guru yang diperbantukan dari SD Negeri Desa Harapan Makmur dan masih berstatus honor dan 1 orang guru lainnya yaitu guru agama yang diperbantukan langsung dari Kementerian Agama di Jakarta dan setiap tahunnya dilakukan pergantian. Jumlah siswa SD ini menurut jumlah anak SAD adalah 38 orang namun yang aktif hanya 28 anak.

Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan Sekolah SAD yang terletak di pemukiman SAD, serta mengajarkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan kepada anak-anak SAD. Maka Tim CSR MHP bekerjasama dengan Ketua SAD (Nawi dan Mansari) untuk melakukan kegiatan gotong royong bersama membersihkan lingkungan Sekolah SAD.

Setelah Lingkungan Sekolah SAD & Balai SAD bersih, dilanjutkan dengan melakukan penanaman bibit Multipurpose Tree Species (MPTS) yang telah disiapkan Tim CSR MHP berupa bibit tanaman Durian, Petai, Duwet, Bungur, Jambu bol dan Jengkol yang ditanam di halaman depan dan belakang Sekolah SAD, Balai SAD, serta di jalan setapak pemukiman SAD.

Lewat kegiatan gotong royong bersama SAD ini bertujuan untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan memberikan contoh kepada anak-anak SAD pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, agar nantinya apa yang kita tanam bersama hari ini bisa dinikmati anak-anak SAD di 5 atau 10 tahun kedepan.

PENGEMBANGAN EKONOMI DAN KESEHATAN MASYARAKAT KAT- SAD

Tidak ada pilihan yang lebih tepat, selain mengajak saudara-saudara kita masyarakat Suku Anak Dalam untuk berubah dan melanjutkan kehidupannya dengan pola – pola kehidupan sosial bidaya yang lebih maju. tentu saja sesuai dengan perubahan ekosistem hutan tropis yang kini sudah semakin sedikit tersisa bentang hutan alamnya. Upaya tersebut adalah dengan memperkenalkan kultur pertanian menetap sekaligus perkebunan yang sesungguhnya juga telah menjadi mata pencaharian komunitas lokal setempat Seperti bertanam padi, jagung atau berkebun dengan pengembangan  budidaya  karet  Termasuk  upaya meningkatkan kualitas kehidupan Seperti program kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.

Sejak tahun 2004 sampai dengan saat ini MHP telah berupaya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat SAD dalam bentuk program Hutan Tanaman Rakyat (MHR) seluas 100.01 Ha dengan sistem bagi hasil 40 : 60 yang sangat menguntungkan bagi masyarakat SAD dan saat ini telah memasuki daur ke 3 untuk.

Tahun 2018 yang lalu sebanyak 2 unit mesin genset telah diserahkan kepada komunitas SAD sebagai upaya untuk menerangi pemukiman dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat SAD dan pada tahun 2019 telah dibangun 2 unit MCK dan sarana air bersih untuk untuk program sanitasi lingkungan bagi pemukiman SAD.

 

Share: